Jumat, 26 Oktober 2018

OSI (Open System Interconnection)

 Definisi OSI Layer
Dahulu, komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah sangat sulit dilakukan, karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Sehingga International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda. OSI dikembangkan oleh badan Internasional yaitu ISO (International Organization for Standardization) pada tahun 1977.
International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Pengertian model OSI (Open System Interconnection) adalah suatu model konseptual yang terdiri atas tujuh layer, yang masing-masing layer tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. Model ini juga dikenal dengan model tujuh lapis OSI (OSI seven layer model). Berikut dibawah ini merupakan gambar dari model OSI 7 Layer:


Pengertian 7 Layer OSI :
1. Physical = Mentransmisikan informasi data dalam bentuk biner melalui media fisik , contoh : kabel,hub .
2. Data Link = Mengontrol physical layer error control dari flow control ,contoh : switch, NIC
3. Network = Pemberian alamat pada jaringan, contoh : router, Ip Address
4. Transport = Transfer data yang baik, bertanggung jawab atas keutuhan data dalam proses transmisi data , contoh : TCP, UDP
5. Session = Mengontrol komunikasi antar aplikasi, membangun, memelihara, dan mengakhiri sesi antar aplikasi , contoh : SNMP, ICMP
6. Presentation = Untuk mengatasi perbedaan format data enkripsi, data, dan kompresi , contoh : JPG, MP3, ZIP
7. Application = Memberikan layanan service pada jaringan , contoh : email, HTTP, FTP, Telnet

B. Perbandingan model TCP/IP dan OSI
a. Network Access -> Mengirim dan menerima dari dan ke media fisik
1. Merupakan layer terbawah dari model TCP/IP
2. Menyediakan sarana sarana untuk sistem mengirim data ke device lain yang terhubung dalam sebuah network
3. Mendefinisikan bagaimana menggunakan network untuk mentransmisikan datagram
4. Driver dan Hardware modem NIC masuk dalam Network Access Layer.
b. Internet -> untuk mencari jalur terbaik untuk pengiriman paket data
1. Memaketkan data dan memberikan alamat pada paket tersebut.
2. Melewatkan data antara Network Access Layer dan Host to Host Transport layer
3. Routing datagram ke remote host
4. IP, ICMP, ARP bekerja pada layer ini.
c. Application -> Memberikan servis kepada pengguna jaringan Telnet, FTP, HTTP, SNMP
  • Penjelasan Singkat Proses Pengiriman Data
1. Pada saat anda mengirimkan email melalui program aplikasi di komputer anda , (misal : netscape, internet explorer, outlook Express) maka pada bagian ini Application Layerlah yang bekerja karena jaringan memberikan pelayanan kepada anda berupa e-mail.
2. Kemudian ketika anda mengirimkan email, email anda diproses oleh protocol TCP. Saat diproses protocol TCP ( bekerja di layar transport) memberikan amplop untuk melindungi data yang hendak anda kirim dan memberikan informasi tambahan berupa sequence number ( nomor urut data). Acknowledgement  dan 16 bit checksum.
3. Setelah data diproses oleh protocol TCP , maka data diberi alamat dan dikirimkan. Pada bagian ini internet layer yang bekerja karena terjadi proses pengamatan.
4. Kemudian data yang akan dikirim di ubah ke bentuk biner dan dikirimkan melalui media tertentu (kabel, wireless, dll).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar